Mungkin kita sering mendengar alunan lagu yang indah dan syahdu, lagu itu adalah yang berjudul IBUKU SAYANG. Ibu adalah orang yang paling berkesan dihati kita, selalu mengerti dan mau mengerti apa yang sedang kita fikirkan. Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir - bibir manusia. Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah. Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.
Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dikala lara, impian kita dalam rengsa, rujukan kita di kala nista. Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan merasa kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa merestui dan memberkatinya. Kasih sayang yang mereka tumbuhkan, bagaikan udara kasih yang diberikan dan tak sanggup kami kan membalasnya. Ingin sekali aku mendekap dan menangis dipangkuannya, sampai aku tertidur seperti dimasa kecil dulu. lalu do’a-do’a yang engkau panjatkan, tulus setia mendukungku.
Teman, coba renungkan bagaimana ibu dan ayah kita yang selalu bersusah payah mencari makan, mencari nafkah, mencari uang untuk sekolah kita. Apakah kita tidak sadar akan kesusah-payahan mereka, sehingga kita tidak perduli akan semua itu. Kita disekolahkan, tapi kita tidak begitu serius memegang amanat kedua orang tua kita,kita bergurau ria dan tidak memperhatikan nilai sekolahnya. Mari kita intrupeksi diri untuk berubah kawan, ayo semangat……
ayo bangkit…….
jadikan ini semua sebagai dasar kita untuk terus bersemangat mendapatkan nilai yang baik, agar merekapun bisa tersenyum lebar.
Saya yakin, mereka-mereka yang bersusah payah, selalu berada dibawah terik matahari, memanggang tubuh hanya demi kita, PAZTI dengan nilai Baik yang kita dapatkan di sekolah sudah bisa membuat mereka tersenyum dan tak ada rasa enggan sedikitpun untuk terus menyekolahkan kita sampai ke Perguruan tinggi Nanti. mereka pasti sudah bisa senang, Ayem-Adem istilah jawanya
.
Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya. Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.
Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud. Penuh cinta dan kedamaian.
Tags: Asal Nulis, Inspirasi, Kata Hati