Jun 20 2009

isanputra

Cinta yang tak memerlukan alasan

Tapi bukan itu cinta yang sesungguhnya……

cinta yang tulus itu; jika yang ditanyakan apa alasanya dy mencintainya, maka dy tidak akan memberikan jawaban sepatah katapun untuk menjawabnya,,, dan dy tidak akan memiliki alasan yang ditanyakan itu… Kok cinta tanpa sebab???, tanpa alasan????, Dahulu ada seorang pria yang mencintai seorang Gadis lugu dan wajahnyapun juga bisa dibilang cantik…bahkan sangat cantik. Gadis itu mengira bahwa pria itu mencintainya karna dy cantik, baik dll. Tapi ketika sepasang kekasih itu menikah maka istrinya bertanya kepada sang suami,yang intinya,” wahai suamiku aku bertanya kepadamu”mengapakah kamu mencintaiku,,,,apa alasanya,,,,??? Aku tidak bisa menjawab itu istriku, karena aku memang tak memiliki semua alasan itu…! wahai suamiku teman-temanku ketika menanyakan hal ini kepada suaminya, maka suaminya itu menjawab dengan jawaban yang berbada-beda,” karna kecantikan, karna meiliki hati yang baik, karna dy yang lugu, lemah lembut dan semua hal yang bisa membuat hati istrinya senang. Tapi mengapa engkau tidak bisa memberikan jawaban yang bisa membuatku senang,,,! ”kau buatku sedih, karna kau mencintai tanpa sebab”. Akhirnya pria itu menjawab dengan sebuah penjelasan dan perumpamaan……

Istriku, jika aku mencintaimu karena kecantikan wajahmu, jika wajahmu rusak karna air keras dan semua orang tak mengenalimu lagi, lalu aku mencintaimu dgn sebab apa lagi…?

Istriku, jika aku mencintaimu karena keindahan tubuhmu, kalau tubuhmu rusak karna kecelakaan, lalu aku mencintaimu dgn sebab apa lagi…?

Istriku, jika aku mencintaimu karena hartamu, jika hartamu ludas di bobol rampok, lalu aku mencintaimu dgn sebab apa lagi…?

Cintaku bukan karna sebab apa-pa lagi, “Tapi aku mencintaimu karena cinta yang tumbuh dari dalam lubuk hatiQ.

Dari sini jelas sudahlah bahwa cinta itu tak memerlukan sebab dan alasan. Cinta yang suci hanya tumbuh dari lubuk hati yang paling dalam. Yes or no? :-) :-)

No responses yet

Jun 20 2009

isanputra

Orang yg kurag pantas for dicintai

ini buat yang pro dgn saya, kalo yg kontra mendingan cepet lari dan tutup situs ini…oke!

Hari kemarin…..

Hatiku merasa sakit, entah mengapa… mungkin karena kurang suka kalau dy itu dekat ama orang lain. Suka…. atau cinta itu sangatlah menyakitkan jika bertepuk sebelah tangan. Kita mencintai seseorang dengan hati yang sangat tulus tapi dy tidak memberikan sebuah rasa apa-pa pada kita. Acuh tak acuh tanpa ucap kata, yang mesetinya kan membuat hati terluka……iya, terluka???

Kita berikan rasa, cinta, pengorbanan, perjuangan, dan kadang kepedihan untuk kebahagiaan sang dy. Kadang Kita juga bisa merasa bahagia jika orang yang kita sayangi itu bahagia, tetapi itu semua tidak bisa berlangsung selamanya, karena hati kita itu masih mempunyai rasa dan hati kita masih hidup, hati yang benar-benar menyayangi tidak akan sanggup menahan semua rasa cemburu itu dengan waktu yang sangat lama, ya ga’?. Dan pasti orang akan berfikir 70 X untuk tetap mencintai orang yang tak PANTAS untuk dicintai. Karena percuma saja dia mencintai tapi tidak bisa mendapatkan kebahagiaan sedikitpun dari cintanya itu, Hanya kepedihanlah yang ia dapatkan, rasa sakit yang meng-Iris-iris hati dgn setajam pisau yang baru saja diasah…….! sangat mengerikan. Setiap kali pandangan terarah padanya, bukan sejuknya hati yang ia rasakan tapi perihhhhnya haaati yang ia rasakan. Huhhhh ngeri Banget yeh? :D

Aku sarankan pada sahabatku semuanya yang seperti ini “ Janganlah engkau mencintai orang yang tak pantas untuk dicintai, (dengan alasan Cinta itu Tak Harus Memiliki”). Itu salah saudaraku. Kecuali pada hati-hati yang keras, hati yang mati, ingin memiliki tanpa menyadari bahwa cintanya itu cinta Berahi, cinta yang hanya tumbuh karena raut muka, yang hanya tumbuh karena indahnya tbh wanta…..hanya mengejar hasyrat yang ingin memiliki dengan seutuhnya. Itu bukan cinta tapi berahi. Ini kisah pribadi deen…. :-) :-)

No responses yet

Jun 16 2009

isanputra

Kelulusan Sekolah SMK, SMA Di Ngawi 2009

Filed under informasi, pelajaran

NGAWI - Tingkat kelulusan SMA di Ngawi tahun ini sangat mengecewakan. Hanya ada 15 sekolah menengah atas yang kelulusannya mencapai 100 persen. Rinciannya lima sekilah dari tingkat SMA. Padahal di Ngawi ada 20 SMA. Sedangkan sepuluh sekolah lainnya dari 25 SMK.

Lima SMA yang mencapai tingkat kelulusan 100 persen adalah SMAN 1 Ngawi, SMAK St Thomas, SMA PGRI 1 Ngawi, SMA KP Paron dan SMAN 1 Jogorogo.

Yang menarik, dari lima SMA itu, dua diantaranya hanya memiliki jumlah siswa tidak lebih dari 20 orang. Yakni SMAK St Thomas yang hanya ada 18 siswa dan SMA KP Paron dengan 14 siswanya. ”Namun angka kelulusan Ngawi di atas rata-rata provinsi Jatim,” kata Abimanyu, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Sedangkan sepuluh SMK yang lulus 100 persen malah didominasi sekolah swasta yakni SMK PGRI 7 Ngawi, SMK PGRI 3 Walikukun, SMK PGRI 8, SMK PGRI 4, SMK PGRI 6 dan SMK Muh Mantingan. Juga SMK Wiyata Dharma Widodaren, SMK 10 Nopember, SMK PPS 2 Ngrambe serta SMK Trisakti.

Data lain, di Ngawi ada 75 siswa SMA yang tidak lulus. Terdiri dari jurusan IPA 19 siswa dan IPS 56 siswa. Sedangkan dari SMK sebanyak 85 siswa tak lulus. Sedangkan nilai rendah rata-rata pada mata pelajaran (mapel) matematika.

SMKN 1 yang baru-baru ini berpredikat Sekolah Berstandar Internasional (SBI) ada tiga siswanya tak lulus. Sedangkan angka tidak lulus tertinggi ada di SMK Kosgoro Ngawi. Yakni 16 dari 27 siswa tak lulus ”Kami akan lakukan evaluasi mengenai faktor ketidaklulusan itu,” kata Abimanyu.

Sementara, saat pengumuman kelulusan SMA, Polres Ngawi beserta jajaran Polsek melakulan penjagaan ketat. Euforia lulusan SMA dan SMK berlangsung tertib dan minim konvoi. Bahkan jalanan terkesan sepi. Apalagi sebagian sekolah mengumumkan langsung pada orangtua.

Satuan Dalmas Polres Ngawi terus keliling kota, titik-titik konsentrasi pelajar banyak dibubarkan sebelum memulai arak-arakan. Aksi coret-coret baju masih terjadi namun tidak mengganggu orang lain atau pengguna jalan. (sumber: Jawa Pos)

No responses yet

Sep 23 2008

isanputra

Halo dunia!

Filed under Tak Berkategori

Welcome to Friendster Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

One response so far

« Newer Posts